Cara Menghitung Berat Volume Kargo (Volume Metrik)

Panduan lengkap beserta rumus dan contoh perhitungan nyata dari Mulia Inti Cargo.

Apa Itu Berat Volume (Volume Metrik)?

Untuk barang dengan ukuran besar, biaya pengiriman tidak selalu dihitung berdasarkan berat timbangan. Dalam dunia logistik dikenal istilah berat volume atau volume metrik — yaitu perhitungan berat berdasarkan dimensi (ukuran) barang, bukan berat aktualnya.

Rumus Menghitung Berat Volume

Rumus yang digunakan adalah:

(Panjang × Lebar × Tinggi) ÷ 4.000

Seluruh ukuran dihitung menggunakan satuan centimeter (cm), sedangkan hasil akhirnya adalah kilogram (kg).

Mengapa Barang Dihitung Menggunakan Volume Metrik?

Sebagian pelanggan merasa heran ketika berat barang yang mereka timbang sendiri berbeda dengan hasil perhitungan dari perusahaan ekspedisi. Misalnya, barang yang menurut timbangan hanya memiliki berat 10 kg, ternyata dikenakan biaya berdasarkan berat 35 kg, 60 kg, bahkan lebih.

Hal tersebut merupakan prosedur standar dalam industri logistik. Setiap perusahaan ekspedisi umumnya menggunakan dua metode perhitungan berat, yaitu:

  • Berat aktual berdasarkan hasil timbangan.
  • Berat volume (volume metrik).

Nilai yang digunakan sebagai dasar perhitungan ongkos kirim adalah berat yang paling besar di antara kedua metode tersebut.

Contoh Perhitungan Volume Metrik

Misalkan Anda akan mengirim kardus berisi tisu dengan ukuran:

  • Panjang : 60 cm
  • Lebar : 50 cm
  • Tinggi : 50 cm

1. Berdasarkan Berat Timbangan

Setelah ditimbang, berat aktual barang adalah 10 kg.

2. Berdasarkan Berat Volume

Perhitungannya adalah:

60 × 50 × 50 ÷ 4.000 = 37,5 kg

Karena hasil perhitungan volume lebih besar dibandingkan berat timbangan, maka berat yang digunakan sebagai dasar perhitungan biaya pengiriman adalah 37,5 kg.

Contoh Perhitungan Kedua

Misalnya Anda mengirim kardus berisi keramik dengan ukuran yang sama, yaitu 60 × 50 × 50 cm.

Berat Aktual

Setelah ditimbang, berat barang mencapai 100 kg.

Berat Volume

60 × 50 × 50 ÷ 4.000 = 37,5 kg

Pada contoh ini, berat aktual lebih besar dibandingkan berat volume. Oleh karena itu, biaya pengiriman dihitung menggunakan berat timbangan sebesar 100 kg.

Kesimpulan

Perhitungan berat pengiriman selalu mengacu pada nilai yang paling besar antara berat aktual dan berat volume. Sistem ini merupakan standar yang digunakan oleh perusahaan logistik untuk memastikan kapasitas kendaraan dapat dimanfaatkan secara optimal serta memberikan perhitungan tarif yang adil sesuai ruang muat yang digunakan oleh setiap barang.

Cara menghitung berat volume kargo

Masih Bingung Menghitung Berat Volume Barang Anda?

Tim Mulia Inti Cargo siap membantu menghitungkan estimasi berat volume dan tarif pengiriman Anda secara gratis.

Konsultasi Gratis via WhatsApp